Creeping phlox mengubah lereng dan taman batu menjadi air terjun merah muda, ungu, atau putih di awal musim semi. Dedaunan hijau abadi seperti jarum menutupi tanah gundul sepanjang sisa tahun. Toleran kekeringan setelah mapan.
Sun: Matahari penuh. Water: Low. Zones: 3–9. Height: 4–6 in. Bloom time: Awal hingga pertengahan musim semi.
Tanam di tanah berdrainase baik, bahkan berpasir, di bawah matahari penuh. Pangkas ringan setelah berbunga untuk mendorong pertumbuhan rapat. Bagi setiap 3–4 tahun jika bagian tengah menipis. Menyebar perlahan — tanam dengan jarak 12 inci untuk cakupan lebih cepat.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
01 Kapan sebaiknya saya memangkas creeping phlox?
Tepat setelah pertunjukan bunga musim semi memudar — pangkas 1/3 untuk mendorong pertumbuhan baru yang rapat. Ini menjaga hamparan tetap padat dan mencegah bagian tengah berkayu. Beberapa varietas akan menghasilkan gelombang kecil bunga kedua di akhir musim semi setelah dipangkas.
02 Bisakah creeping phlox tumbuh di tempat teduh?
Tidak andal. Ia butuh setidaknya 4–6 jam sinar matahari langsung untuk berbunga. Di tempat teduh, dedaunan tampak tipis dan bunga jarang. Untuk lereng teduh, coba creeping sedum, vinca, atau pachysandra asli — masing-masing tahan lebih sedikit sinar matahari dibanding creeping phlox.
03 Apakah creeping phlox menyebar secara agresif?
Perlahan dan berperilaku baik — ia meluas sekitar 6 inci per tahun dari tanaman aslinya. Tidak invasif. Untuk cakupan penuh sebuah lereng dalam 2–3 tahun, tanam dengan jarak 12 inci. Untuk cakupan tercepat, campurkan kompos sebelum menanam dan siram secara teratur pada musim pertama.